Hari Bumi Sedunia 2013

       
       22 Arpil 2013, tanggal yang terkadang masih jarang dikenal oleh khalayak umum sebagai tanggal peringatan Hari Bumi Dunia. Hari Bumi sedunia dipelopori oleh Senator Amerika Serikat Gaylord Nelson pada tahun 1970, yang juga seorang pengajar di bidang lingkungan hidup. tanggal ini juga bertepatan dengan musim semi di Northen Hemisphire (Belahan Bumi Utara) dan musim gugur dibelahan bumi selatan*Hingga kini akhirnya dunia juga memperingati tanggal tersebut sebagai Hari Bumi sedunia. 
   
Peringatan Hari Bumi juga diperingati di Indonesia, dalam hal ini ada beberapa banyak cara untuk memperingati Hari Bumi di Indonesia, ada yang aksi bersih Gunung, pembuatan biopori, ataupun sosialisasi dan penanaman pohon sebagai wujud bentuk kepedulian kepada Bumi yang semakin menua dan rusak. Pada tanggal 22 April 2013 KSG-Social adventure Club Fakultas Ilmu sosial, Universitas Negeri Semarang juga melaksanakan serangkaian kegiatan peringatan Hari Bumi sedunia, yang dimulai pada tanggal 20 April 2013 yaitu aksi penanaman dan rehabilitasi tanaman mangrove di Pantai Tirang, salah satu pantai pasir tersisa di Kota Semarang, dan ditutup oleh aksi damai di Tugu Muda Kota Semarang pada tanggal 22 April 2013.
       Penanaman dan rehabilitasi Tanaman mangrove yang dilakukan KSG-SAC tahun ini merupakan kegiatan Tahunan yang sudah dilaksanakan semanjak tahun 2008 silam, di tempat yang sama yaitu pantai Tirang, Semarang. Pantai tirang sudah mengalami abrasi yang lumayan parah dari tahun ketahun, sehingga dengan penanaman tersebut diharapkan mampu mengurangi dampak abrasi pantai yang ada, selain juga untuk menghijaukan kawasan pantai utara semarang yang semakin memanas akibat pemanasan global. untuk tanaman mangrove yang ditanam tahun ini berupa api-api dan ryzhopora sebanyak 1500 bibit mangrove, dan nanti akan dilanjutkan pada HLH tanggal 6 Juni 2013 juga sebanyak 1500 tanaman mangrove.
       Aksi damai yang dilakukan dalam serangkaian aksi damai peringatan Hari Bumi KSG-SAC dan Beberapa Organisasi Pecinta Alam lain, serta Lembaga Kemahasiswaan Se- Fakultas Ilmu Sosial Unnes tidak semata hanya memperingati hari Bumi, namun juga memberikan gambaran kondisi Bumi kita melalui poster dan teatrikal serta aksi bagi bunga daur ulang sampah kertas. Aksi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bagi kita semua tentang bagaimana pentingnya menjaga kesehatan bumi kita yang samakin menua dan semakin rusak oleh tangan manusia itu sendiri.

           Segala bentuk kegiatan peringatan hari Bumi Sedunia tanggal 22 April 2013 tidak semata hanya perlu dilaksanakan pada tanggal itu saja, tanggal tersebut hanya momentum untuk memberikan kita peringatan dan juga momentum untuk mengajak prihatin dengan kondisi bumi kita, namun aplikasi bentuk penyelamatan bumi patut kita lakukan tiap hari, dari mulai pola menjaga kebersihan kamar, rumah serta lingkungan, pola kesadaran pembuangan sampah pada tempatnya dan pengelolaan sampah sesuai porsinya, dan juga tentang kesadaran untuk

menanam pohon dan mengurangi penggunaan SDA yang berlebihan. Hanya perlu langkah awal dan niatan untuk menjaga bumi dan alam kita supaya bisa semakin indah dan asri untuk anak cucu kita, THE REAL STEP TO SAVE OUR EARTH  Selamat Hari Bumi Sedunia.......









*Referensi